Peringatan Stroke Day 2018 di Trenggalek Berlangsung Meriah


PERINGATAN STROKE DAY 2018 DI TRENGGALEK BERLANGSUNG MERIAH

 

Trenggalek, 28 Oktober 2018 . Unit Stroke RSUD dr Soedomo Trenggalek memperingati Stroke Day ( Hari Stroke Sedunia ) yang jatuh setiap tanggal 29 Oktober .

Stroke Day diprakarsai oleh World Stroke Organization ( WSO ) dan diperingati oleh lembaga, organisasi, profesi dan komunitas pemerhati stroke di berbagai negara. Tema stroke day pada tahun ini adalah ‘Up Again After Stroke’ atau ‘Bangkit Setelah Stroke’ .

Pada tahun 2018 ini untuk kali pertamanya di Trenggalek mengadakan peringatan Stroke Day. Peringatan Stroke Day di Trenggalek dimotori oleh Unit Stroke RSUD dr Soedomo Trenggalek. RSUD dr Soedomo Trenggalek merasa bagian dari komunitas yang perlu mengkampanyekan dan mengedukasi insan paska stroke, keluarga insan pasaka stroke dan seluruh masayarakat Trenggalek terkait dengan pencegahan, deteksi dini, pengobatan, pencegahan kecacatan dan pemulihan penyakit stroke.

Kegiatan peringatan stroke day ini dikemas dalam kegiatan “Campaign On The Street” dengan memanfaatkan berkumpulnya warga kota di area car free day alun alun Trenggalek. Sesuai dengan namanya , inti acara ini adalah kampanye pencegahan dan deteksi dini kepada masyarakat. Selain kampanye oral dan display poster infografis, dalam acara ini juga diadakan layanan pemeriksaan kesehatan dan deteksi dini / skrining risiko stroke. Masyarakat cukup antusias dengan kegiatan ini, ada seratusan orang mengikuti pemeriksaan kesehatan dan skrining stroke dan melihat-lihat poster infografis yang berisi edukasi tentang stroke.

Kegiatan stroke day ini diinisiasi oleh unit stroke, namun kepanitiaan acara ini melibatkan banyak pihak di RSUD, seperti poliklinik saraf, ruang perawatan saraf dan unit fisioterapi. Pembukaan unit stroke dan peringatan stroke day yang berdekatan waktunya merupakan momentum yang tepat untuk mengenalkan unit stroke kepada masyarakat Trenggalek.

UNIT STROKE RSUD DR SOEDOMO TRENGGALEK

Unit stroke RSUD dr Soedomo merupakan unit perawatan khusus pasien stroke kelas I, VIP dan VVIP dengan standar fasilitas dan staff khusus. Unit stroke didirikan untuk menjawab tuntutan masyarakat akan pelayanan rawat inap stroke yang berkuakitas. Perlu diketahui bahawa pasien stroke  di RSUD Trenggalek terbilang cukup tinggi, sedangkan RSUD belum memiliki fasilitas khusus yang bisa diandalkan untuk merawat pasien stroke. Atas dasar pemikiran itu RSUD dr Soedomo Trenggalek mendirikan unit stroke di bawah bimbingan RS Cipto Mangunkusuma (RSCM) Jakarta.

Tahun 2017 lalu kami mengadakan pelatihan Comprehensive Stroke Training bagi calon staff unit stroke oleh doktor, dokter konsultan ahli penyakit saraf, perawat mahir stroke dan fisioterapis dari RSCM, sehingga dari segi sumber daya manusia, unit stroke RSUD dr Soedomo telah cukup mempuni merawat pasien stroke.

Stroke merupakan penyakit dengan dampak yang kompleks, sehingga seorang pasien membutuhkan berbagai macam profesi dari berbagai disiplin ilmu kesehatan. Di RSUD dr Soedomo Trenggalek seorang pasien dirawat oleh dokter ahli saraf sebagai koordinator tim, perawat mahir stroke untuk memanage perawatan selama rawat inap, ahli gizi untuk mengelola pengaturan makan / diet, apoteker untuk konseling obat, fisioterapis untuk pasien dengan gangguan gerak dan aktifitas, dan terapis wicara untuk pasien dengan gangguan bicara dan gangguan menelan.

Semua anggota tim tersebut bekerja sama menangani pasien sejak awal dibawah koordinasi dokter ahli saraf dan dipantau setiap harinya, jadi masalah yang dihadapi pasien dapat didiskusikan oleh tim sehingga segera tertangani dengan cepat dari berbagai aspek.

Sejak hari pertama, pasien sudah dinilai derajat keparahan strokenya, didetekasi apakah ada gangguan gerakan, gangguan menelan, dan gangguan berkemih.

Fasilitas ruangan unit stroke mulai dari tempat tidur, meja makan, wastafel dan kamar mandi didesain khusus untuk pasien stroke. Unit stroke juga dilengkapi dengan fasilitas gymasium untuk latihan gerak, latihan keseimbangan dan belajar berjalan.

Stroke tidak hanya berdampak pada pasien, namun juga pada keluarga pasien. Di unit stroke edukasi menjadi perhatian khusus, dimana seorang pasien dan keluarga pasien dijamin memahami apa itu penyakit stroke dan pengobatannya hingga petawatan di rumah setelah pulang dari rumah sakit. Dalam kasus- kasus tertentu dokter spesialis saraf dan tim ( perawat, fisioterapis, terapis wicara, ahli gizi dan apoteker) akan mengadakan family meeting dengan keluarga pasien untuk mendiskusikan keadaan pasien dan langkah-langkah starategis penannganannya.

Dengan layanan dan fasilitas khusus diharapkan masyarakat Trenggalek bisa mendapatkan pelayanan stroke yang berkualitas di kotanya sendiri. (.red)

WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.36

WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.37(1)

WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.37 WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.38 WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.39(1) WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.39 WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.40(1) WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.40(2)

WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.40

WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.41(1)

WhatsApp Image 2018-10-28 at 21.53.41

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *